Menguras energi...saat menguruskan pemakamannya,ditolak di gadog,ditolak di Cibogo krn berkatp cibeuteung. Akhirnya dibawa ke pasirdaran setelah 1x 24 jam yang melelahkan.
Dari semalam, berkomunikasi dengan teman-teman yang berkunjung di RSUD Labuan, - Bunga, Muharaya dan Ita- ditambah beberapa siswa laki-lakinya mencari kabar tentang Siti Julianti yang kecelakaan saat berangkat ke sekolah. Awal kepastian saat mendapat informasi dari siswa Novitasari di grup kelas pada jam 18.41 wib. Tangkapan layar ini memastikan siapa yang kecelakaan dan berbaring di IGD RSUD Labuan senin sore 28 Juli 2025. Selasa pagi, 29 Juli 2025 sudah berkunjung ke ruangan IGD. untuk memastikan bertanya ke perawat sehingga mengarahkan ke sebuah pembaringan yang berisi pasien dengan kabel-kabel terpasang di tubuhnya yang masih mengenakan baju putih seragam pada hari Senin. Layar monitor menyala dengan angka-angka berkedip dibarengi grafik garis garis merah dan hijau yang berjalan perlahan. Mencoba tegar menginformasikan keadaan pasien kepada teman-teman di kelas diiringi ucapan doa untuk hal terbaik buat Juli. Begitupun pada kegiatan di lapangan pemb...
Beranda Esai Derita Plat Nomor B, AA, AD, H, dan K yang Dibenci Pengendara Sifat pengendara plat nomor B pasti akan ditolak di plat AD yang katanya pelan-pelan tapi suka menutup jalan. Sementara itu, yang plat K akan jadi bulan-bulanan di daerah plat nomor B yang ngebut banget. oleh Moddie Alvianto W. 26 April 2023 A A X Ilustrasi Derita Plat Nomor B, AA, AD, H, dan K yang Dibenci Pengendara. (Mojok.co/ega Fansuri) Jujur, saya tidak menemukan catatan sejarah mengapa pengguna plat nomor B, AA, AD, H, dan K itu awalnya dibenci. Semua berawal dari katanya lalu dikomparasi dengan pengalaman empiris. Celakanya, ada saja bukti yang terang di depan kita sendiri. Ketika saya menyaksikan pengendara dengan plat nomor di atas berlagak sesuka hati dan mengganggu pengguna jalan lainnya. Nah, dalam usaha pencarian itu, saya menemukan sebuah opini yang menarik di Quora . Akun dengan nama Dwi Budi Handoyo memberikan perspektif menarik tentang muncu...
Rencana potong rambut si bungsu,di ajak om Rizki berselimut mengunjungi Ramen Naruto di Maja. Memenuhi keinginan si bungsu, yang selalu nagih makan mie ramen. Meja pesanan no 88 menggabungkan 2 meja untuk enam mangkuk pilihan ayam katsu, mpek2, 2 gelas teh jeruk, 2 botol air mineral dingin, 1 botol air mineral tawar, dan 3 gelas es batu. Level pedas mengalahkan goreng ikan gurame, menyisihkan sop di panci. Nongkrong di meja 88 ternyata tidak membuat si bungsu ceria, meskipun mangkuk mie dihadapannya di sentuh kurang semangat. Terjawab, saat minta tolong sang kakak nganter ke toilet. Saat di susul, ternyata masih sakit perutnya dan ada mencret. Sholat magrib di mesjid belakang Klinik Bogenfille. Menunggu buka layanan cukup lama, disambung antrian juga. Beres hingga dapat obat hampir jam 20.00 wib. Dilanjutkan ke RSUD Berkah, mendatangi ruang rawat inap Marwah kamar nomor 2 mengunjungi keluarga ustd Ubedillah karena nyonya dalam perawatan.
Warga nolak,lemah berontak..gustiii...lalakon
BalasHapus