Ate em

 Istilah seperti itu pernah terdengar saat perjalanan di angkot jalur Pari Pandeglang.  Tidak sedang menguping, tapi terdengar. Sudah menjadi obrolan biasa, saat berlanjut ke istilah mengkonsumsi ikan teri harus dibayar dengan seekor ikan tongkol.

Kini mengalami sendiri, ikan  tongkol itu hampir mencapai harga 25 juta, akumulasi menjaring teri satu minggu dua kali, terkadang 3x. Jika tidak begitu ketimpangan perjalanan selama ini mungkin tersendat bahkan terhambat.

Mensiasati keberangkatan dengan transportasi umum adalah keharusan dalam rangka efisiensi. Cek laboratorium pun bisa pasilitas terdekat maka pilihan jatuh ke Biomed terdekat sebagai pilihan utama walaupun berbayar, jika memilih Lab di Sari Asih ongkos dan hasilnya membutuhkan waktu dan hal lainnya.

Tawaran pengantar rujukan faskes lanjutan dipindah SHL pun merupakan pilihan tepat. Pertimbangan biaya dan jarak tempuhnya. Awalnya dari faskes pertama di lanjutkan ke Sari Asih Serang, selanjutnya di rujuk ke Dharmais. Per Januari 2026 perjalanan cukup dari Bougenville lanjut ke RS SHL selanjutnya ke RS tujuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duka 12 C

Sekte Hageuy

Tipe Beberapa Plat Kendaraan