Ling Lung
Tersentak HP tidak dalam genggaman lagi, di saku celana pun ga ada, begitupun di kantong depan.
Di saku rompipun ga ada, bergegas ke mesjid lagi pinjem HPnya pa Aska untuk coba memanggil. Sulit. Sebelum memutuskan kembali ke meja kantor, merogoh ulang tas. Gep. Teraba di tangan kanan. Alhamdulillah.
Meluncur diantarin Dani seperti biasa, dibarengi sinar mentari sore ke arah Bama. Kaget melihat Dani kembali menyerahkan lipatan kain. Kusadari. Rompi. Ternyata tertinggal di jok belakang. Lupa terbawa saat turun. Untung tidak jatuh.
Komentar
Posting Komentar